Budidaya Sayuran

6 Cara Menanam Bawang Merah dengan Media Tanah

Cara Menanam Bawang Merah – Menjadi salah satu hasil pertanian yang sangat menguntungkan. Selain itu, bawang merah juga sering digunakan sebagai bumbu dapur untuk menjadikan masakan menjadi lebih lezat dan enak.

Tak hanya itu saja, bawang merah juga memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Sehingga tidak heran jika bawang merah ini juga sering digunakan sebagai campuran obat-obatan tradisional.

Bawang merah atau yang memiliki nama latin Allium cepa L juga memiliki rasa yang khas dan sering digunakan untuk bumbu dapur yang wajib untuk setiap jenis makanan. Hal ini tentu saja menjadikan permintaan bawang merah dipasaran menjadi lebih besar.

Sehingga tidak heran jika harga bawang merah ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Nah, bagi anda yang ingin mencoba menanam bawang merah dirumah, kalian bisa menggunakan cara dibawah ini versi Cocoktaman.com. Dan berikut adalah cara menanam bawang merah dengan media tanah.

Cara Menanam Bawang Merah

Cara Menanam Bawang Merah
Cara Menanam Bawang Merah

Bawang merah adalah salah satu bahan untuk penyedap makanan. Namun terkadang bawang merah kenaikan harga akibat perubahan musim. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui cara menanam bawang merah agar tidak perlu membeli lagi. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Cara Menanam Bawang Merah

Bawang merah dapat tumbuh di area lahan yang sempit, sedang, hingga luas. Bahkan bawang merah juga dapat ditanam dengan media air. Untuk proses penanaman bawang merah tergolong mudah untuk dilakukan di rumah Anda. Berikut penjelasan tentang penanaman bawang merah.

1. Persiapan Media Tanam

Cara pertama yang wajib Anda lakukan adalah persiapan media tanam. Tanaman umbi – umbian bawang merah tidak membutuhkan banyak lahan. Biasanya bawang merah ditanam dengan media tanah secara langsung. Penggunaan media tanah biasa dilakukan dalam jumlah besar.

Kondisikan media tanam Anda agar siap digunakan. Buatlah gundukan dengan ketinggian 30 cm dan lebarnya 1 meter. Kemudian buatlah parit untuk menampung air, di sekitar gundukan tersebut. Lalu tambahkan obat untuk mencegah penyakit bawang pada media tanam Anda.

Perhatikan kondisi tanah pada lahan Anda. Bibit bawang merah sangat cocok ditanam di tanah gembur. Bila tanah pada lahan Anda terdapat cacing, jangan dibuang. Tujuannya agar tanah semakin subur.

2. Pemilihan Bibit Unggul

Cara kedua yang wajib Anda lakukan adalah pemilihan bibit unggul. Pada tahap pemilihan bibit bawang merah, wajib Anda lakukan dengan sebaik mungkin. Hal ini bertujuan agar hasil panen bawang merah Anda berkualitas tinggi.

Anda dapat memilih jenis bawang merah yang tersedia. Mulai dari Maja Cipanas, Bima Brebes, Keling, Banteng, dan Timor. Semua jenis bawang merah memiliki masa panen 2 sampai 2¼ bulan.

Perolehan bibit bawang merah dapat Anda beli di toko bibit pertanian. Bila Anda mencari bibit di toko pertanian, Anda akan ditawarkan dua jenis. Mulai dari bibit bawang merah dengan menggunakan biji dan umbi yang sudah berusia tua. Kedua bibit tersebut tergolong berkualitas.

Bila Anda tidak ingin membeli, Anda juga dapat menyiapkan bibit bawang merah sendiri. Pilihlah bawang merah yang dipanen saat usianya melebihi ketentuan yaitu 2¾ bulan atau 80 hari. diamkan bibit tersebut selama 3 bulan.

Setelah disimpan, bibit bawang merah harus dipilih yang terbaik. Pilihlah bibit yang telah mengeluarkan akar, masih utuh, sehat, bertuna, serta tidak keriput. Itulah kategori bibit unggul yang harus Anda ketahui sebelum mulai menanam bawang merah.

3. Penanaman Bawang Merah

Cara ketiga yang wajib Anda lakukan adalah penanaman bawang merah. Rendam terlebih dahulu bagian umbi bawang merah selama 15 sampai 30 menit lamanya. Perendaman umbi tersebut memanfaatkan pupuk organik cair yang telah disiapkan sebelumnya.

Tujuan perendaman bibit bawang merah adalah agar dapat terhindar dari jamur dan bakteri. Dalam pupuk organik cair tersebut, memiliki kandungan antibiotik dalam menghambat perkembangan jamur dan bakteri patogen.

Tidak hanya itu, pupuk organik cair juga dapat mempercepat tumbuh kembang pada umbi bawang. Hal ini karena dalam pupuk tersebut memiliki kandungan phytohormones.
Bila bibit bawang merah sudah direndam, tanamlah bagian umbinya dengan menggunakan tanah secara merata. Setelah umbi bawang berusia 10 hari, maka berubah menjadi bibit yang tumbuh secara merata. Usahakan untuk menyiram tanah dahulu, sebelum menanam bibit bawang merah.

Ketika menanam bibit bawang merah, berikan jarak di dalamnya. Bila Anda menanam bibit bawang merah dengan ukuran kecil, maka Anda harus menggunakan jarak 15 x 15 cm. Namun bila ukuran bibit Anda besar, gunakan jarak 20 x 20 cm.

Waktu yang cocok untuk menanam bibit bawang merah adalah pagi dan sore hari. Hal ini bertujuan agar bibit bawang merah bisa terhindar dari udara kering. Tidak hanya itu, penanaman pada pagi dan sore hari dapat membuat bibit bawang merah berusaha untuk mulai fotosintesis.

5. Pemeliharaan Bawang Merah

Cara keempat yang wajib Anda lakukan adalah pemeliharaan bawang merah. Pemeliharaan tanaman bawang merah dapat dilakukan dengan cara penyiraman, pemupukan, penyiangan, pembasmian hama, dan mengatasi daun yang layu.

Pada proses penyiraman bawang merah wajib dilakukan secara teratur. Anda harus menyiram tanaman bawang merah Anda secara bertahap. Ketika awal penanaman, lakukan penyiraman dua kali sehari. Lakukan penyiraman ketika pagi dan sore hari.

Bila bawang merah telah berumur 10 hari, Anda dapat menyiramnya sebanyak 1 kali dalam sehari. Hal ini bertujuan agar bawang merah tidak cepat membusuk. Pada proses penyiangan dilakukan agar nutrisi dan mineral dalam tanaman bawang merah tidak diserap oleh gulma.

Pada proses pemupukan bawang merah dilakukan di awal penanaman dengan menggunakan pupuk kompos. Kemudian berikan pupuk susulan bila bawang merah berusia setengah bulan dengan pupuk kombinasi.

Pada proses penanganan hama yang dapat Anda lakukan dengan menyemprotkan pestisida agar tanaman tidak diserang lagi. Kemudian pada proses mengatasi daun yang layu biasanya dapat diatasi dengan penyemprotan fungisida. Anda juga dapat mencabut bagian yang layu saja.

6. Masa Panen Bawang Merah

Cara kelima yang wajib Anda lakukan adalah masa panen bawang merah. Bawang merah yang siap dipanen memiliki ciri – ciri yang mudah untuk dikenal. Bila dilihat bagian umbi bawang merah, akan terlihat bentuk yang sempurna. Kemudian untuk umbinya akan terlihat dari permukaan.

Bagian daun bawang merah yang telah rebah telah mencapai 80%. Kemudian beberapa bagian daun bawang merah, telah berubah warna menjadi kuning pucat. Lalu pada bagian pangkal daun telah bersifat lemas saat dipegang.

Tata cara menanam bawang merah dapat Anda terapkan dengan media apa saja. Mulai dari media dengan pot, tanah, hingga air. Untuk proses penanaman bawang merah sendiri hampir sama pada setiap penggunaan medianya.

Baca Juga Informasi Lainnya
Kandungan Pupuk NPK MutiaraCara Menanam Bunga Anggrek

Dan demikian cara menanam bawang merah dengan media tanah paling mudah dan paling praktis. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi kalian semua dan jangan lupa terus simak ulasan-ulasan mengenai cara bercocok tanam dengan baik sehingga hasil tanaman kalian bisa menjadi lebih berkualitas dan tumbuh subur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *