Cara Menanam Buah Naga
Budidaya Buah

12 Cara Menanam Buah Naga Agar Berbuah Lebat

Cara Menanam Buah Naga – Buah naga atau yang memiliki marga HYLOCEREUS dan Selenicereus ini merupakan buah asli Meksiko dan bisa kamu jumpai di banyak kawasan di daerah Amerika Tengah. Buah yang juga sudah banyak di budi dayakan di negara Asia termasuk Indonesia ini merupakan buah yang kaya akan Vitamin dan kabaikan untuk tubuh manusia.

Pada umumnya buah naga yang masih satu keluarga dengan kaktus ini memiliki buah yang berwarna merah dengan daging yang penuh serat dengan banyak air berwarna putih atau merah. Buah naga memiliki wangi dan rasa yang sangat has dan hampir tidak banyak menyerupai buah-buah yang lain. Kandungan manfaatnya yang besarlah yang membuat buah naga banyak di budidayakan selain juga Harga buah naga yang tidak murah.

Buah naga juga termasuk sebagai buah yang sangat mudah untuk di budi daya. Dimana sobat COCOKTANAM.COM ga perlu-perlu repot melakukan perawatan rutin karena pohon buah naga berbeda dan masih satu keluarga dengan kaktus. Namun perawatan yang penting hanya untuk membuat akar rambatnya terarah dan tidak kemana-mana

Pada tahun 2000 an buah naga menjadi favorit semua orang. Mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa, karena banyak mengandung khasiat dan manfaat. Ini bisa menjadi kesempatan bagi Anda untuk membudidayakannya. Simak cara menanam buah naga paling tepat di bawah ini.

Cara Menanam Buah Naga 

Cara Membuat Bibit Buah Naga Dari Batang
Sering terjadi permasalahan bahwa buah naga yang sudah ditanam mati di tengah jalan atau tidak berbuah. Salah satu penyebabnya adalah cara menanam yang kurang tepat. Perlu Anda ketahui bahwa buah naga sebaiknya ditanam di dataran rendah (ketinggian 20-500 mdpl).

Selain itu, tekstur tanahnya gembur dan porous, memiliki banyak kandungan organik serta pH tanah berada di angka 5-7. Termasuk jenis tanaman yang sangat sensitif, tidak bisa terlalu banyak air dan tidak tahan dengan kekeringan. Baiknya lakukan langkah di bawah ini :

1. Persiapkan Lahan untuk Buah Naga

Pertama yang harus Anda perhatikan adalah memilih lokasi yang mudah diakses sumber pengairan. Selain itu, Anda juga memerlukan lahan yang lebih luas dibandingkan dnegan tanaman lainnya.

Karena nantinya, buah naga akan tumbuh besar dan tinggi. Berikan jarak kurang lebih 3 meter antara satu pohon dengan yang lainnya. Serta persiapkan pengairan di setiap sisi barisnya.

Disarankan untuk menabur pupuk dasar. Entah itu pupuk kandang atau urea dan campur dengan 10 kg pasir. Anda juga bisa menambahkan dolomit sebanyak 300 gram untuk menambah unsur hara. Lakukan sebelum bibit dipindahkan dari polybag (penyemaian).

2. Persiapkan Tiang Penyangga

Anda bisa membuat tiang penyangga permanen berupa beton dan non permanen berupa kayu. Buat dengan ukuran 10 cm x 10 cm dengan panjang kurang lebih 1,5 hingga 2,5 meter. Lalu tancapkan 50 cm ke dalam tanah dan pastikan sudah tertanam dengan kuat.

Pada bagian atasnya diperlukan media tambat yang dibentuk seperti huruf X. Jangan lupa untuk memberi lingkaran yang nantinya akan dibuat tumpuan apabila buah naga sudah menjuntai. Anda bisa membuatnya dari ban bekas, asalkan terjamin kokoh.

Sedangkan untuk bagian bawahnya, Anda bisa menambahkan tiang yang dibentuk seperti akar. Dengan lebar sekitar 40 cm, agar nantinya buah naga tidak mudah tumbang.

3. Persiapan Bibit

Merupakan langkah penting yang harusdiperhatikan. Karena sangat sulit untuk mendapatkan bibit yang berkualitas. Apalagi jika Anda menggunakan teknik generatif, tetapi untuk vegetatif hal ini tidak perlu dirisaukan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda harus memilih bibit dengan bayang yang kokoh. Sudah tiga kali berbuah dengan kualitas yang sangat baik.

Pencangkokan dilakukan selama 3 minggu dan untuk selanjutnya bisa dipotong dan dibuat runcing pada bagian bawahnya. Bibit harus sudah kering dan terbebas dari getah yang menempel agar tidak mengakibatkan pembusukan.

4. Proses Penanaman

Setelah bibit sudah disiapkan dengan baik, langkah selanjutnya adalah proses tanam dimulai. Tanamlah  4 bibit pada satu tiang panjang dan berikan jarak sekitar 10 cm, bentuk melingkar.

Letakkan ke dalam lubang yang sudah disediakan sebelumnya lalu timbun dengan tanah dan padatkan kembali. Anda bisa mengikat tanaman yang sudah menjulur sepanjang 20 cm atau 30 cm, tapi jangan terlalu  kencang agar pertumbuhan tidak terganggu.

Jika Anda ingin mendapatkan buah yang diinginkan, maka harus dilakukan perawatan dengan menyiraminya sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari, bisa menggunakan pipa paralon. Lakukan pemangkasan terhadap rumput di sekitar.

Jika tanda-tanda hama mulai muncul, Anda bisa mengatasinya dengan obat-obat pertanian.Berikan pupuk kalium atau kompos pada awal pertumbuhan dan lakukan pemangkasan tunas baru agar mendapatkan kualitas pohon yang baik. Cara menanam buah naga sendiri juga perlu di perhatikan lokasi tempat yang digunakan dan usahakan jangan menggunakan tempat yang terlalu lembab.

Beberapa Teknik Menanam Buah Naga

Budidaya Buah Naga
Sebelum membahas lebih jauh, terlebih dahulu Anda harus memehami bagaimana teknik buah naga dapat dikembangbiakkan. Anda bisa memilih, ingin menggunakan cara generatif atau vegetatif.

Cara generatif yaitu teknik pemanfaatan biji ang ada di dalam buah naga untuk menjadi cikal bakal tanaman. Prosesnya cukup sulit, sehingga Anda harus terus berlatih agar berpengalaman.

Kedua adalah cara vegetatif, yang disebut dengan penyetekan. Merupakan cara yang paling banyak dipakai karena mudah dipraktikkan dan cepat berbuah. Tapi apabila Anda ingin mendapatkan turunan dengan kualitas baik maka induknya juga harus baik.

Biasanya, cabang yang digunakan untuk menyetek sudah pernah berbuah sebanyak tiga hingga empat kali. Ada beberapa poin yang harus Anda perhatikan apabila ingin menggunakan cara ini :

  • Karena nantinya akan menjadi batang utama penyangga tanaman, maka Anda harus memilih batang yang kokoh, keras dan berwarna hijau kelabu dan berdiameter besar.
  • Pemotongan harus dilakukan dengan panjang 90-110 cm. Anda boleh mengambil sekitar l 20% nya dan sisanya akan menjadi calon bibit.
  • Potong calon bibit dengan uluran 25 cm. Ujungnya dipotong rata dan pangkal bawahnya meruncing. Karena nantinya akan ditancapkan ke tanah agar pertumbuhan akar terangsang.
  • Syarat dari potongan stek adalah harus memiliki empat tunas. Jika kurang, maka akan berakibat pada buah sehingga produksinya menjadi lebih lambat. Keringkan getahnya terlebih dahulu agar terhindar dari pembusukan.
  • Celupkan calon bibit ke larutan fungisida agar tidak mudah terkena jamur.

Anda bisa memilih salah satu diantara kedua cara tersebut. Namun agar lebih mudah, Anda bisa menggunakan cara vegetatif yang akan dijelaskan panduan menanamnya di bawah ini.

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Menanam Melon Di PotCara Menanam Kacang Tanah

Setelah Anda mengetahui cara menanam buah naga di atas diharapkan mampu mempraktikkanya agar mendapatkan buah yang diinginkan. Usahakan untuk mengehemat budget tanpa melupakan pemberian pupuk. Buah naga sendiri terbilang sangat minim perawatan ekstra berbeda dengan jenis buah lain seperti durian, namun jika ingin hasil maksimal kamu bisa menambahkan pupuk. Untuk pupuk sendiri ada banyak sekali jenis pupuk yang bisa kamu manfaatkan untuk menyuburkan pohon buah naga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *