Bunga Matahari
Budidaya Bunga

5 Cara Menanam Bunga Matahari Paling Mudah

Cara Menanam Bunga Matahari – Bunga menjadi salah satu keindahan alami yang disukai banyak orang. Ada beberapa jenis bunga namun yang paling populer adalah bunga matahari. Seperti namanya bunga ini juga berbentuk seperti matahari dan memiliki warna yang kuning dan menarik.

Bunga matahari yang memiliki nama ilmiah Helianthus annuus Linn ini ternyata sangat mudah untuk ditanam menggunakan biji bunga matahari tersebut. Dan perlu kalian ketahui ternyata bunga matahari tidak hanya digunakan sebagai penghias pekarangan saja. Namun manfaat yang dikandungnya sangat luar biasa mengagumkan yakni dapat menyembuhkan beberapa penyakit.

Bunga matahari dapat kita gunakan untuk menyembuhkan infeksi yang menyerang saluran pernapasan dan saluran kencing. Sementara itu pada bagian bunganya juga sangat bagus untuk mengurangi sakit kepala, nyeri karena haid dan masih banyak lagi. Dengan berbagai kelebihan yang ada pada bunga matahari ini, menjadikan banyak orang yang ingin membudidayakan tanaman bunga ini.

Nah, bagi anda yang ingin menanam bunga matahari di pekarangan rumah anda, kalian harus tahu terlebih dahulu cara menanam bunga matahari tersebut. Dan untuk memberikan kemudahan bagi kalian dalam menanam bunga tersebut, berikut adalah cara menanam bunga matahari Paling mudah dan paling praktis.

Cara Menanam Bunga Matahari Paling Mudah

Cara Menanam Bunga Matahari
Cara Menanam Bunga Matahari

Bunga matahari memiliki kelopak yang tergolong indah untuk dipandang. Tidak heran bila bunga matahari ini dijual dengan harga relatif mahal. Tidak hanya itu, tumbuhan matahari biasa diambil bijinya sebagai camilan. Simak penjelasan tata cara menanam bunga matahari berikut ini.

Cara Menanam Bunga Matahari

Bagi Anda para pecinta bunga matahari, dapat menanamnya di pekarangan rumah. Dalam proses penanamannya tergolong mudah untuk dilakukan. Namun Anda harus tepat dalam proses penanaman hingga panen bunga matahari. Simak proses budidaya bunga matahari berikut ini.

1. Pemilihan Jenis Bunga Matahari

Proses pertama yang harus Anda lakukan adalah pemilihan jenis bunga matahari. Ada beberapa jenis bunga matahari yang perlu anda ketahui. Mulai dari jenis sunbeam, teddy bear, mammoth, dan autumn beauty. Setiap jenis bunga matahari terdapat kelebihannya sendiri – sendiri.

Pada jenis sunbeam akan menghasilkan bunga matahari yang berukuran 12 cm. Kemudian tinggi tumbuhannya hanya 1,5 m. Dalam jenis sunbeam ini memiliki daun dengan warna kuning di bagian tengahnya. Biasanya jenis sunbeam ini, dikemas menjadi bucket bunga yang dijual mahal.

Pada jenis teddy bear sangat cocok bagi Anda yang memiliki lahan sempit. Kemudian pada jenis teddy bear ini, hanya dapat tumbuh sekitar 1 meter. Sehingga tidak heran bila masyarakat luas menyebutnya sebagai jenis tanaman matahari kerdil.

Pada jenis mammoth akhir – akhir ini sangat sulit ditemukan. Anda bisa membudidayakan jenis mammoth ini dengan cara penanaman secara tepat. Dengan begitu Anda dapat menjual hasil panen berupa bunga matahari, untuk dikemas menjadi bucket.

Pada jenis autumn beauty tergolong penghasil bunga matahari terbesar. Ukuran bunga matahari pada jenis ini adalah 15 cm. Biasanya warna bunganya adalah coklat kemerahan dan juga merah tua.

2. Pemilihan Lahan

Proses kedua yang harus Anda lakukan adalah pemilihan lahan. Usahakan untuk memilih lahan yang mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Hindari lahan yang terkena angin kencang secara langsung, karena akan membuat bunga matahari menjadi tumbuh tidak maksimal.

Lahan yang tepat dalam menanam bunga matahari adalah lahan di pinggiran pagar dan di belakang pohon besar. Pastinya bunga matahari akan lebih mudah mendapatkan sinar matahari dan juga terhindar dari angin kencang.

Tanah yang tepat untuk menanam bunga matahari adalah yang memiliki pH 6,1 dan 7,6 atau dalam kategori sedikit asam serta basa. Namun Anda tidak perlu risau bila tidak mengetahui tingkat keasaman tanah. Alasannya adalah bunga matahari bisa tumbuh pada semua jenis tanah.

Sebelum mulai menanam, Anda harus mengetahui pembuangan air dalam lahan Anda. Hal ini bertujuan agar akar bunga matahari Anda, tidak mudah busuk. Bila Anda tidak mengetahuinya, Anda dapat menanam bunga matahari dalam pot yang memiliki lubang air secara tepat.

3. Penanaman Benih Bunga Matahari

Proses ketiga yang harus Anda lakukan adalah penanaman benih bunga matahari. Gemburkan tanah untuk menanam benih bunga matahari dengan menggunakan tangan. Hal ini bertujuan agar tanah gembur secara merata. Tambahkan pupuk kompos untuk penambahan nutrisi tanah.

Buatlah lubang dengan kedalaman 2,5 cm dan jarak 30 sampai 45 cm. Pemberian jarak pada setiap tanaman bunga matahari bertujuan untuk memberikan ruang untuk tumbuh secara sehat. Semakin tinggi batang tumbuhan matahari, maka semakin lebar jarak pada setiap tanaman.

Masukkan 4 benih bunga matahari ke dalam lubang yang telah disiapkan. Usahakan untuk tidak menanam benih dalam waktu bersamaan. Hal ini bertujuan agar bunga matahari Anda dapat tumbuh sepanjang musim kemarau.

Jangan lupa untuk memberikan pupuk organik pada tanaman bunga matahari, dalam lubang tanah yang telah dimasukkan bibit. Hal ini bertujuan agar tanaman tersebut dapat menghasilkan bunga matahari secara berkualitas. Kemudian lakukan penyiraman tanaman secara teratur.

4. Perawatan Bunga Matahari

Proses keempat yang harus Anda lakukan adalah perawatan bunga matahari. Jangan lupa untuk menyiram tanaman bunga matahari secara teratur. Hal ini karena bunga matahari memiliki akar yang panjang. Sehingga membutuhkan air cukup banyak, khususnya ketika musim kemarau.

Bila tanaman bunga matahari sudah cukup tumbuh, Anda dapat menggunakan mulsa atau jerami. Hal ini bertujuan agar tanaman dapat terhindar dari gulma yang akan merusak kualitas bunga matahari.

Bila Anda menanamnya saat musim hujan, Anda harus selalu menambahkan mulsa setiap hujan melanda. Tujuannya agar gulma tidak memiliki kesempatan untuk merusak tanaman bunga matahari Anda.

Jangan lupa untuk memberikan bambu kecil untuk diletakkan di samping batang tanaman bunga matahari. Hal ini bertujuan agar batang tanaman, tidak roboh saat terkena angin yang sangat kencang. Ukuran bambu tadi disesuaikan dengan tinggi batang tanaman bunga matahari.

Ketika tanaman bunga matahari Anda sudah mulai tumbuh sekitar 1 meter, berikan pupuk kompos dari kotoran hewan. Takaran pupuk komposnya adalah 3 sekop ukuran besar. Kemudian ratakan dengan tanah. Tujuannya agar tanaman ini menghasilkan bunga dan biji berkualitas.

5. Panen Bunga Matahari

Proses kelima yang harus Anda lakukan adalah panen bunga matahari. Setelah usia tanaman sudah menginjak 60 hari, maka bunga matahari siap untuk dipanen. Anda dapat memotong bunga matahari yang sudah mekar dengan keindahan warnanya yang menarik perhatian Anda.

Bila bagian tengah bunga matahari sudah berubah warna menjadi coklat dan mengering, itu tandanya biji sudah siap dipanen. Potonglah bunga matahari, kemudian keringkan. Setelah sudah sangat mengering, Anda sudah dapat mengambil setiap biji bunga matahari.

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Menanam Sawi HijauCara Menanam Mawar

Tata cara menanam bunga matahari Anda terapkan dengan mudah. Anda hanya perlu mencari lahan yang tidak banyak terkena angin, namun banyak mendapatkan sinar matahari saja. Proses penanaman bunga matahari selanjutnya dapat Anda lakukan sesuai prosedurnya.