Cabai
Budidaya Sayuran

8 Cara Menanam Cabai Yang Baik dan Benar Untuk Hasil Yang Melimpah

Cara Menanam Cabai Yang Baik – Cabai ?? merupakan salah satu bumbu masakan yang sering kita jumpai. Cabai juga memiliki rasa yang sangat khas yakni pedas. Di Indonesia ada beberapa jenis cabai yakni cabai merah, cabai rawit dan cabai hijau. Jenis-jenis cabai tersebut sering kita gunakan sebagai bumbu pelengkap masakan.

Nah, di Indonesia memang terkenal dengan makanan-makanan khasnya yang pedas. Hal ini menjadikan permintaan cabai di pasar Indonesia semakin meningkat, sehingga tidak heran jika harga cabai naik maka akan timbuk kehebohan ditengah masyarakat kita. Dan bagi anda penikmat makanan pedas alangkah baiknya kalian memanam cabai sendiri dirumah.

Namujn bagaimanakan cara menanam cabai tersebut? ada beberapa cara untuk menanam cabai dirumah. Ada juga bisa menanam cabai dengan cara polybag. Tapi apakah bisa, jika kita memanam cabai bisa mengahasilkan hasil yang melimpah dan berkualitas? Hal ini dapat terjadi apabila cara menanam cabai tersebut baik dan benar.

Nah bagi anda yang ingin mencoba menanam cabai dirumah anda bisa menggunakan beberapa cara dibawah ini. Namun, perawatan dan lahan yang tepan pastinya akan mendukung hasil cabai yang kalian inginkan. Dan berikut adalah beberapa cara menanam cabai untuk hasil yang melimpah dan berkualitas.

Cara Menanam Cabai Yang Baik dan Benar

Cara Menanam Cabai
Cara Menanam Cabai

Cabai sudah dikenal masyarakat Indonesia sebagai buah bercitarasa pedas. Biasanya, dijadikan sebagai bahan campuran bumbu masakan yang sangat disukai oleh sebagian besar orang. Hal yang lumrah apabila harga cabai sering mengalami kenaikan apabila peredarannya berkurang dari biasanya di pasaran. Hal ini membuat banyak orang ingin tahu bagaimana cara menanam cabai dengan baik. Sebelum melakukan budidaya terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

1. Pemahaman Cara Menanam Cabai Berproduksi Melimpah

Semua tanaman sebenarnya sangat mudah dirawat dan ditanam apabila Anda tahu bagaimana cara menanamnya dengan baik. Hal ini juga berlaku pada tanaman cabai. Hal yang perlu Anda sadari bahwa cabai merupakan salah satu tanaman yang memiliki resistensi terhadap hama penyakit sangat kompleks.

Hal ini perlu Anda ketahui agar tidak mengalami kerugian besar ketika sudah terlanjur melakukan budidaya :

  • Mengenal dengan baik beragam pupuk dan cara pemupukan yang tepat
  • Paham mengenai gejala hama penyakit yang menyerang tanaman
  • Paham jenis hama penyakit yang sering merusak tanaman
  • Paham tata cara dan ragam pestisida untuk tanaman
  • Paham perawatan dan cara memelihara tanaman hingga menghasilkan produk

Poin-poin di atas penting Anda ketahui untuk menekan biaya, sekaligus mencegah terhadap kerugian yang mungkin didasari atas ketidaktahuan.

2. Bibit Cabai Unggul

Memilah bibit atau benih cabai yang unggul bisa dilakukan dengan dua cara yaitu, mengambil biji dari buah segar yang memiliki karakteristik bagus dan tidak mudah membusuk. Selain itu, Anda bisa membeli benih tanaman di toko pertanian terdekat.

Pemilihan bibit yang baik atau tidak dapat dilakukan dengan perendaman air. Apabila biji memiliki kualitas baik maka biji tenggelam di dalam wadah. Setelah itu, Anda dapat melakukan perendaman biji dengan larutan pupuk organik cair spesialis buah yang telah diencerkan.

Penggunaan pupuk cair tersebut dilakukan untuk membunuh bibit hama penyakit yang dapat menular antar tanaman, perbaikan strutur tanaman menjadi lebih subur dan gembur. Pupuk organik cair tersebut dapat Anda beli di toko pertanian terdekat.

3. Penentuan lokasi lahan yang sesuai

Penentuan lokasi lahan untuk melakukan budidaya tanaman cabai sangat penting. Hal ini dilakukan untuk mengurangi hasil produksi kurang maksimal. Beberapa lokasi lahan yang sesuai untuk di tanam cabai ialah

  • Lahan Steril

Lahan kosong yang belum pernah sama sekali dijadikan sebagai lahan untuk bertanam cabai. Lahan tersebut sudah tidak ditanami selama 1 tahun. Lahan ini dapat digunakan untuk menghindari persebaran penyakit yang sudah menyerang tanaman cabai yang tumbuh lebih dahulu.

  • Pilih lahan yang tidak berdekatan lahan budidaya tanaman cabai sebelumnya

Pemilihan ini dilakukan agar persebaran penyakit tidak menyerang tanaman baru, pembatas yang bisa dijadikan sebagai penghalang penyebaran hama ialah semak belukar yang memiliki peetumbuhan pesat dengan jarak berkisar 50 meter.

  • Jarak lahan dengan sumber air lebih baik berdekatan

Tanaman cabai merupakan salah satu tanaman yang pertumbuhannya tidak bisa hidup dengan baik apabila kebutuhan air terhambat. selain itu, jarak dekat dengan sumber air mmemungkinkan Anda tidak mengalami kelelahan.

  • Lahan tidak berada di dekat budidaya kacang panjang

Tanaman kacang panjang seringkali didatangi oleh beragam penyakit seperti tungau maupun aphids. Sehingga, dalam menentukan lahan lebih baik tidak berada satu lokasi dengan tanaman kacang panjang.

  • Menghindari lahan yang tergenang air

Lahan yang selalu digenangi oleh air dapat mengakibatkan terjadinya pembusukan pada tanaman. Tidak hanya itu, pertumbuhan tanaman yang masih hidup menjadi terhambat. sehingga hasil produksi tidak maksimal.

4. Penentuan Waktu Musim Penanaman

Musim yang dianggap tepat untuk melakukan penanaman tanama cabai ialah musim kemarau. Meskipun, pertumbuhan hama pada musim ini didominasi oleh thrips dan tungau. Namun, penggunaan pestisida diminimalisir karena penyebaran penyakit tidak terlalu signifikan. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kebutuhan air pada tanaman.

5. Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan dengan melakukan tambahan berupa pupuk NPK tiap bulannya. Apabila Anda berkeinginan untuk menanam dengan hasil organik. Maka, Anda perlu melakukan penyemprotan pupuk cair. Masa berbunga perlu Anda tambahkan pupuk kompos.

Pemupukan dapat ditambah ketika tanaman sudah memasuki masa berbunga. Hal ini dilakukan untuk mempercepat sekaligus merangsang pertumbuhan bunga. Penting sekali dilakukan agar hasil buah sehat dan berkualitas.

6. Perawatan

Perawatan yang dapat Anda lakukan ialah memberikan penyiraman secara rutin. Selain itu, Anda dapat melakukan penyiangan terhadap tanaman liar yang mungkin tumbuh di sela-sela tanaman.

7. Panen

Memanen cabai memiliki jangka waktu yang berbeda antar varietas yang satu dengan varietas lainnya. Tanda bahwa cabai siap dipanen ialah warka kulit buah berwarna merah. Selain itu, buah dengan warna merah kehijauan dapat bertahan 2 hingga 3 hari. Waktu yang tepat untuk panen yaitu di pagi hari.

8. Melakukan Survey Pasar Cabai

Cara yang paling tepat untuk melakukan survey harga cabai ialah dengan berkunjung ke pasar terdekat dari rumah Anda. informasi harga dapat Anda ketahui dari para pedagang. Namun, Anda bisa menilai dan memutuskan untuk menanam cabai atau tidak.

Terdapat trik tertentu untuk membuat hasil produksi cabai Anda diharagai mahal, yaitu dengan melakukan penanaman di saat harga cabai rendah. Kenapa demikian? Hal ini dikarenakan saat panen harga cabai sedang mengalami kenaikan.

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Menanam TomatCara Menanam Seledri

Beberapa informasi penting yang perlu Anda ketahui mengenai cara menanam cabai di atas. Tentunya, membuat Anda waspada sekaligus jeli dalam menentukan peluang. Hal ini dilakukan cabai yang dibudidayakan memiliki nilai jual tinggi sekaligus sarat berkualitas.