Budidaya Sayuran

5 Cara Menanam Daun Bawang Dengan Mudan dan Benar

Cara Menanam Daun Bawang – Daun bawang atau tanaman yang memiliki nama latin Allium fistulosum merupakan salah satu tanamanan yang masuk dalam jenis tanaman sayuran. Daun bawang sering kita gunakan sebagai bahan tambahan dalam masakan, rasanya yang khas membuat masakan tersebut terasa lebih enak dan lezat.

Daun bawang memiliki bentuk yang panjang dan berwarna hijau tua di ujungnya. Sedangkan batang dari dun bawang ini memiliki warna hijau muda dan memiliki tektur yang agak sedikit keras. Nah, bagi kalian yang sering pergi kepasar untuk membeli keperluan dapur pastinya daun bawang sudah tidak asing lagi. Pasalnya daun bawang banyak digunakan oleh masyarakat kita sebagai bumbu pelengkap masakan yang kita buat.

Tidak hanya sebagai bahan pelengkap masakan saja, ternyata daun bawang juga banyak mengandung manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Dengan banyaknya manfaat yang ada pada daun bawang ini, maka tidak heran banyak orang yang menggunakan tanaman ini sebagai obat tradisional yang sudah ada sejak jaman nenek moyang kita.

Nah, bagi anda yang ingin mencoba menananm daun bawang di rumah, ada beberapa cara yang perlu kalian ketahui agar bisa mendapatkan hasil yang bagus dan berkualitas. Dan berikut adalah cara menanam daun bawang dengan mudah dan benar, untuk lebih lengkapnya lagi mari kita simak ulasanya berikut ini.

Cara Menanam Daun Bawang dengan Mudah

Cara Menanam Daun Bawang
Cara Menanam Daun Bawang

Daun bawang adalah bahan pelengkap ketika memasak makanan. Biasanya untuk mendapatkan daun bawang, Anda harus membelinya di tukang sayur. Mulai sekarang, Anda harus menanam daun bawang sendiri di rumah. Simak cara menanam daun bawang dengan mudah berikut ini.

Cara Menanam Daun Bawang dengan Mudah

Proses penanaman daun bawang sangatlah mudah untuk dilakukan. Meskipun Anda tidak memiliki lahan yang luas, Anda tetap dapat menanam daun bawang tersebut. Bila Anda penasaran, dapat simak penjelasan tentang tata cara penanaman daun bawang berikut ini.

1. Pemilihan Bibit Daun Bawang

Cara pertama yang harus Anda lakukan adalah pemilihan bibit daun bawang. Anda dapat memilih bibit daun bawang yang berkualitas. Biasanya bibit daun bawang yang banyak dibudidayakan adalah jenis A. Welsh Onions.

Apabila Anda tidak repot, Anda dapat menggunakan bibit daun bawang yang tergolong sehat dan sudah tua. Ciri – ciri daun bawang tersebut terletak pada batangnya yang sudah menipis dan lebih padat. Berbeda dengan daun bawang yang masih muda, akan terasa empuk bila dipegang.

Anda dapat mencari bibit daun bawang kepada para petani. Hal ini karena mereka pasti memiliki bibit daun bawang yang berkualitas tinggi. Dengan begitu akan berpengaruh pada hasil akhir yang dapat Anda tuai saat panen daun bawang nanti.

Hindari membeli bibit daun bawang di swalayan. Hal ini karena di swalayan hanya menjual daun bawang yang masih muda saja. Oleh sebab itu sebelum melakukan penanaman daun bawang, Anda wajib mengetahui jenis dan bentuknya terlebih dahulu.

2. Persiapan Area Tanam

Cara kedua yang harus Anda lakukan adalah persiapan area tanam. Usahakan untuk menggunakan area tanam dengan intensitas cahaya matahari penuh. Selain itu, Anda harus memilih tanah yang aliran airnya baik. Tujuannya agar air tidak mengendap di dalam tanah.

Bersihkan area tanam dari rumput liar, kerikil, dan juga ranting sebelum digunakan. Untuk mempermudah pekerjaan Anda, dapat menggunakan sapu lidi. Namun bila Anda menanamnya di tanah yang luas, dan dapat menggunakan cultivator saat membersihkan kerikil dan lainnya.

Setelah lahan bersih, Anda dapat membuat lubang dengan kedalaman 30 cm. Bila lahan Anda tergolong kurang nutrisi, Anda harus memberikan pupuk organik. Tujuannya agar supaya daun bawang bisa tumbuh dan berkembang secara sehat, kuat, dan selalu memproduksi tunas.

Diamkan area tanam selama 3 mingguan. Hal ini dilakukan agar tanah dapat terhindar dari racun yang mengakibatkan penyakit pada daun bawang Anda. Dengan mendiamkan area tanam, akan membuat racun penyakit hilang akibat dari paparan sinar matahari secara langsung.

Bila Anda ingin menanam daun bawang dalam jumlah sedikit, Anda tidak perlu menggunakan lahan. Anda dapat menggunakan pot sesuai dengan kebutuhan menanam Anda. Jangan lupa tambahkan pupuk kompos dalam tanah yang akan digunakan untuk menanam daun bawang.

3. Proses Penanaman Daun Bawang

Cara ketiga yang harus Anda lakukan adalah proses penanaman daun bawang. Anda bisa langsung menanam daun bawang. Masukkan bibit daun bawang dalam area tanam dengan kedalaman 5 cm.

Tutup bibit daun bawang yang sudah ditanam dalam lubang tanam. Kemudian sirami bibit tersebut dengan air secukupnya. Usahakan jangan siram daun bawang dengan air yang berlebihan. Hal ini bertujuan agar daun bawang tidak mudah busuk yang berakibat mati.

Posisikan daun bawang secara tegak saat menanam. Anda juga dapat menanam daun bawang dengan posisi miring. Namun usahakan jangan sampai merusak akar daun bawang.

4. Pemeliharaan Daun Bawang

Cara keempat yang harus Anda lakukan adalah pemeliharaan daun bawang. Bila Anda sudah selesai menanam daun bawang, Anda wajib melakukan pemeliharaan. Untuk pemeliharaan daun bawang sangatlah mudah untuk dilakukan. Sehingga Anda tidak akan kerepotan menjaganya.

Pemeliharaan tanaman dapat Anda lakukan dengan mulai dari menyirami daun bawang secara teratur, dengan air secukupnya. Tujuannya penyiraman tersebut agar kandungan air di dalam akar daun bawang, bisa terpenuhi. Penyiraman bisa Anda lakukan sekali, ketika musim hujan.

5. Proses Panen Daun Bawang

Cara kelima yang harus Anda lakukan adalah proses panen daun bawang. Masa panen dapat dilakukan saat daun bawang sudah berusia 8 minggu. Namun ada beberapa daun bawang sudah sudah siap panen dengan usia kurang 7 minggu saja.

Daun bawang yang sudah siap panen memiliki panjang sekitar 16 sampai 20 cm. Semua jenis daun bawang pasti memiliki panjang yang sama. Uniknya daun bawang ini memiliki aroma yang khas pada bagian daun dan putihnya.

Bila Anda ingin memanen seluruh bagian daun bawang, dapat langsung menarik seluruh dari dalam tanah. Namun pada bagian bawah daun bawang, masih belum membentuk umbi – umbian.

Apabila Anda ingin membuat daun bawang membentuk umbi, Anda harus membiarkannya di dalam tanah. Kemudian lambat laun, tanaman tersebut menghasilkan bawang. Hal ini karena pada bagian bawah daun bawang, sudah berbentuk umbi. Anda dapat panen saat musim gugur.

Bila Anda ingin memanen bagian daun saja, Anda dapat memotong bagian daun bawangnya saja yang berwarna hijau. Namun setelah dipotong, jangan pernah buang akar daun bawang tersebut. Hal ini karena akar daun bawang dapat digunakan untuk pembibitan lagi.

Usahakan untuk menyisakan tanaman daun bawang sepanjang 3 sampai 6 cm. Kemudian daun bawang yang berwarna putih tersebut, akan terus tumbuh hingga sepanjang 20 cm. Namun jangan lupa untuk selalu disiram secara teratur, agar tidak mati.

Tata cara menanam daun bawang tidaklah serumit tanaman lainnya. Namun kondisi daun bawang ini tidak seperti tanaman lain yang tergolong kuat. Bila daun bawang terlalu banyak air, akan lebih mudah membusuk dan akan berakibat mati.

Baca Juga Informasi Lainnya
Kandungan Pupuk NPK MutiaraCara Menanam Bawang Merah

Nah guys, demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara menanam daun bawang dengan mudah dan benar. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi kalian semua dan jangan lupa terus baca artikel terbaru dari kami hanya di Cocoktanam.com.