Budidaya Kacang Panjang
Budidaya Sayuran

9 Cara Menanam Kacang Panjang Agar Subur & Berbuah

Cara Menanam Kacang Panjang – Bagi kita warga Indonesia pastinya sudah tidak asing lagi dengan sayuran yang memiliki bentuk memanjang yang diberi nama kacang panjang ini. Dimana satunyan ini biasayanya di jadikan sayur dan lalapan, bahkan beberapa kasus kamu akan menjumpai cemilan kacang panjang yang di goreng garing dan diberikan bumbu sehingga membuatnya lebih menarik.

Kacang panjang di percaya selain enak untuk di konsumsi juga memiliki fungsi sebagai obat-obatan berbagai penyakit. Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan mengingat Kacang Panjang memiliki banyak sekali kandungan nutrisi di dalamnya. Sebut saja adanya Lemak, Protein, Karbihidrat dan juga kandungan Vitamin Lainnya.

Kacang panjang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia untuk dijadikan sayur asam dan juga lalapan. Sehingga tidak heran bila permintaan kacang panjang selalu meningkat setiap tahunnya. Tahukah Anda, bila tata cara menanam kacang panjang sangatlah mudah dilakukan, dimana hampir sama dengan BUDIDAYA TOMAT untuk kacang panjang juga memiliki tahapan yang hampir sama. Kali ini COCOKTANAM.COM berkesempatan memberikan informasi menarik menggenai Budidaya Kacang Panjang.

Kacang panjang biasa ditanam ketika menjelang musim hujan. Hal ini karena kualitas kacang panjang akan lebih baik dibandingkan menanam saat musim kemarau. Bila Anda ingin mengetahui prose penanaman kacang panjang, dapat simak penjelasannya berikut ini. Berikut adalah Tahapan merawat kacang panjang yang benar.

Cara Menanam Kacang Panjang

Cara Menanam Kacang Panjang
Cara Menanam Kacang Panjang

1. Persiapan Lahan

Cara pertama yang Anda lakukan adalah persiapan lahan. Anda harus menggemburkan tanah terlebih dahulu, dengan menggunakan cangkul. Bila tanah sudah gembur, buatlah bedengan untuk menanam benih kacang panjang.

Bila lahan Anda sebelumnya sudah ditanami melon, terong, atau cabe, Anda tidak perlu membuat bedengan lagi. Anda dapat menggunakan bekas lubang tanam yang sudah ada tersebut. Anda juga tidak perlu membuka bungkus mulsa yang sudah terpasang di lahan Anda.

Namun bila Anda ingin mendapatkan hasil panen yang berkualitas tinggi, Anda harus melakukan penggemburan tanah kembali. Dengan begitu lahan Anda menjadi lebih banyak mendapatkan nutrisi lagi. Sehingga kacang panjang Anda memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

2. Pemberian Pupuk Utama

Cara kedua yang Anda lakukan adalah pemberian pupuk utama. Bila Anda memilih untuk menggemburkan tanah lagi, Anda harus memberikan pupuk utama pada lahan Anda. Anda dapat menggunakan pupuk kandang yang berasal dari kotoran hewan.

Pupuk kandang yang sudah ada, dicampur dengan phonska, insektisida tabur, dan calcium bubuk. Tujuan pencampuran pupuk tersebut adalah supaya bedengan Anda bisa bebas dari hama yang berupa larva uret.

Campurkan pupuk yang sudah jadi dengan tanah di lahan. Lalu bentuk bedengan dalam lahan Anda. Kemudian tutup bedengan dengan menggunakan plastik mulsa. Penggunaan plastik mulsa bertujuan agar meminimalisir perkembangan gulma di dalam bedengan.

Bila bedengan Anda sudah siap, buatlah lubang untuk menanam benih kacang panjang. Kedalaman lubang pada bedengan tersebut sekitar 5 cm. Usahakan jangan terlalu kurang atau lebih dari ukuran yang sudah ditentukan. Tujuannya agar bibit dapat berkembang dengan baik.

Bila Anda memilih untuk menggunakan bekas bedengan dari tanaman melon, terong, atau cabe, Anda tidak perlu menggunakan campuran pupuk lagi. Hal ini karena dalam bekas bedengan tersebut sudah ada pupuk yang akan menyerap dalam bibit kacang panjang.

4. Penanaman Benih Kacang Panjang

Cara ketiga yang Anda lakukan adalah penanaman benih kacang panjang. Anda dapat membeli bibit kacang panjang jenis hibrida yang tergolong berkualitas. Pada bibit kacang panjang ini, tidak perlu dilakukan penyemaian.

Anda hanya perlu merendam bibit kacang panjang dalam air yang telah dicampur zpt auxin sebanyak 10 tetes. Rendam bibit tersebut selama 6 jam. Tujuan dari perendaman bibit kacang panjang adalah untuk memacu tumbuh kembangnya.

Bila benih sudah direndam, angkat dan tiriskan di atas kain putih selama 20 menit. Kemudian tanam bibit kacang panjang ke dalam lubang tanam yang sudah dibuat. Lalu tutup bibit kacang panjang tersebut dengan tanah. Diamkan sampai bibit kacang panjang berusia 4 hari.

5. Penggunaan Ajir

Cara Merawat Kacang Panjang
Cara Merawat Kacang Panjang

Cara keempat yang Anda lakukan adalah penggunaan ajir. Bila bibit kacang Anda sudah mulai tumbuh, Anda harus segera menggunakan ajir. Tujuannya adalah supaya akar kacang panjang tidak terluka karena tusukan ajir tersebut.

Penggunaan ajir berfungsi untuk tempat kacang panjang terlihat seperti menggantung saat sudah mulai merambat. Kemudian untuk pembuatan ajir sendiri, dapat dilakukan dari bambu ataupun kayu yang tergolong kuat. Tujuannya agar tidak mudah rusak saat terkena hujan dan angin.

Idealnya ajir dibuat sepanjang 2 meter. Kemudian untuk membuat ajir semakin kuat, dapat Anda kaitkan pada setiap ajir lainnya. Jangan lupa untuk menggunakan bambu tambahan sebagai penghubung pada 1 bedengan.

6. Pemberian Pupuk Susulan

Cara kelima yang Anda lakukan adalah pemberian pupuk susulan. Perlu Anda ingat bahwa bila Anda melakukan proses penanaman kacang panjang ketika musim hujan, maka Anda harus mengurangi penggunaan pupuk kadar nitrogen yang tergolong tinggi. Seperti ZA dan pupuk urea.

Kemudian bila daun pada tanaman kacang panjang sudah tergolong subur, jangan berikan pupuk daun. Hal ini bertujuan agar daun terhindar dari jamur karena terlalu banyak jamur di sekitar media tanam.

7. Pemeliharaan Kacang Panjang

Cara keenam yang Anda lakukan adalah pemeliharaan kacang panjang. Bila kacang panjang sudah berusia 20 hari, lakukan penyiraman secara teratur. Hal ini bertujuan agar media tanam dapat selalu terpenuhi kadar airnya. Selain itu, bertujuan agar tanaman terhindar dari hama.

Hama yang akan menyerang kacang panjang ada berbagai macam. Mulai dari kutu kebul, lalat bibit, uret, ulat, dan aphids. Hama yang selalu sering menyerang adalah ulat. Biasanya ulat akan menyerang ketika malam dan pagi hari. Ulat akan selalu bersembunyi di rumput.Untuk mengatasi serangan hama pada tumbuhan kacang panjang, dapat gunakan insektisida. Anda dapat menyemprotkan ketika sore hari.

8. Masa Panen Kacang Panjang

Cara ketujuh yang Anda lakukan adalah masa panen kacang panjang. Masa panen akan dilakukan ketika kacang panjang berusia 50 hari. Bila tanaman kacang panjang Anda tergolong produktif, Anda dapat memanennya setiap hari.

Anda dapat memanen kacang panjang yang masih belum tua. Hal ini sama halnya dengan cara memanen timun. Buah yang ada dalam kacang panjang akan ditentukan oleh proses pemeliharaan yang telah Anda lakukan selama ini. Oleh sebab itu, selalu rawat tanaman Anda.

Tata cara menanam kacang panjang dapat Anda terapkan di pekarangan rumah. Dengan begitu Anda akan mudah dalam merawat tanaman kacang panjang Anda. Khususnya dari serangan hama yang akan merusak kualitas kacang panjang Anda.

Baca Juga Informasi Lainnya
Kandungan Pupuk NPK MutiaraCara Menanam Bunga Anggrek

Itu dia beberapa tips dan trik budidaya Kacang panjang, dimana sayuran yang satu ini memiliki banyak sekali manfaat yang bisa kamu manfaatkan. Selain itu budidaya kacang panjang juga terbilang cukup mudah baik untuk di tanam di sawah atau di depan rumah. Demikian informasi dari cocoktanam.com kali ini menggenai Cara Menenam Kacang Panjang Semoga bisa menginspirasi.