Cara Menanam Melon Di Polybag
Budidaya Buah

15 Cara Menanam Melon Di Pot Dari Biji Sampai Berbuah

Cara Menanam Melon Di Pot – Alangkah mengasikannya jika tanaman buah yang kita tanam sendiri di pot bisa berbuah, apalagi jika buah tersebut manis sudah pasti akan membuat lebih bermanfaat. Ada banyak sekali contoh buah yang bisa kamu tanam di pot salah satu yang paling sering adalah tanaman atau buah melon. Buah yang kaya akan air ini memang terkenal mampu di tanam di pot asalkan mengetahui prosedurnya.

Buah melon sendiri Berasal dari Persia kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia seperti Eropa, Amerika, Asia, Timur Tengah hingga ke Indonesia. Saat ini, tabulampot (tanaman buah dalam pot) sangat digandrungi termask melon. Ini dia panduan lengkap cara menanam melon di pot. Tabulampot melon merupakan kegiatan menanam melon dalam pot yang sering di budidayakan.

Banyak sekali manfaat melon yang akan didapatkan, karena mengandung vitamin, serat air, fosfor dan lain sebagainya. Sehingga mampu mencegah kanker, penuaan dini, serangan jantung dan mampu menurunkan berat badan. Selain itu dengan kandungan Vitamin C yang tinggi membuat Buah yang satu ini sangat baik untuk kesehatan kulit.

Jika Anda ingin membudidayakan melon, tetapi tidak mempunyai lahan yang luas. Maka menggunakan media polybag adalah pilihan yang tepat. Sangat praktis, mudah dipindahkan dan harganya terjangkau. Yuk langsung saja ikuti beberapa langkah di bawah ini :

Tutorial & Cara Menanam Melon Di Pot

Cara Menanam Melon Di Polybag
Cara Menanam Melon Di Polybag

 

1. Persiapkan Bibit Melon dan Semaikan

Pada umumnya, bibit melon bisa didapatkan di toko online ataupun offline. Bisanya dikemas dalam wadah plastik. Harganya sangat bervariasi, tergantung pada besar kecilnya kemasan.

Anda harus menyemainya terlebih dahulu sebelum memindahkannya ke dalam media tanam yang sudah disiapkan. Berikut ini panduannya :

  • Rendam benih selamasatu malam
  • Peram benih 2 jam dengan air hangat
  • Sembari menunggu, persiapkan media semai yaitu campuran pupuk kandang dan tanah. Perbandingannya 1 : 5
  • Jika sudah 2 jam angkat dan tiriskan benih, kemudian simpan di kertas koran yang basah dan masukkan ke dalam kantong plastik hitam
  • Simpan di tempat yang gelap selama satu hari (24 jam) hingga muncul kecambah
  • Jika sudah, masukkan benih tadi ke dalam polybag yang sudah disediakan
  • Lubangi media semai dan masukkan kecambah satu persatu dengan calon akar berada di bagian bawah
  • Lakukan dengan hati-hati, jangan sampai akar patah atau rusak
  • Tunggu seminggu kemudian

Persiapkan Media Tanam

Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan media tanam. Harus memenuhi beberapa syarat di bawah ini :

  • Media tanam harus mengandung banyak unsur hara dan gembur. Dengan campuran antara tanah, pupuk kandang, arang bakar dan mentah. Perbandingannya 3 : 2 : 2 : 1, aduk ketiganya hingga tercampur merata.
  • Media harus mempunyai Ph 6-7. Apabila masih ada di bawahnya, tambahkan kapur dolomit.
  • Gunakan tanah topsoil (tanah lapisan paling atas) atau jika sulit menemukannya gunakan tanah di dekat tempat pembakaran.
  • Bersihkan tanah dari sisa sampah, akar, raniting dan lain sebagainya.
  • Diamkan selama 5 hari dan terlindung dari hujan. Jangan langsung ditanami.

Persiapkan Pot atau Polybag

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa polybag atau pot adalah dua wadah yang paling banyak digunakan. Anda juga bisa memanfaatkan kaleng bekas yang sudah tidak terpkai. Cari yang berukuran diameter 40 cm, boleh lebih.

2. Masukkan Media Tanam ke Wadah (Pot/Polybag)

Mesukkan media  tanam ke dalam polybag hingga ketinggian sekitar 5 cm dari bibir pot setelah 5 hari. Kemudian tambahkan Furadar 3G sebanyak 20 gam dan pupuk NPK sebanyak 50 gram di atasnya.

3. Masukkan Bibit ke dalam Polybag atau Pot

  • Masukkan bibit yang sudah disemaikan ke dalam polybag atau pot dengan hati-hati. Jangan sampai merusak akar.
  • Pasang ajir yang berfungsi untuk tempat merambat tanaman. Bisa dibuat dari besi, bambu atau paralon dengan ketinggian 1,5 hingga 2 meter.
  • Sirami agar lembab, dan letakkan polybag atau media di tempat yang terkena sinar matahari.
  • Lakukan repotting apabila tanaman sudah mulai besar. Tujuannya agar kebutuhan nutrisi bisa terjaga dengan baik.

Tips Cara Merawat Tanaman Melon Di Pot

Tips Merawat Melon
Tips Merawat Melon

Sama seperti tanaman yang lainnya, diperlukan perawatan agar hasilnya bisa maksimal. Pertama yang bisa Anda lakukan adalah penyiraman minimalsatu kali dalam sehari. Menggunakan spayer atau gembor di pagi atau sore hari.

Ketika sudah mulai berbuah, kurangi intensitas menyiram karena akan mengundang penyakit. Kedua lakukan pemupukan ketika tanaman sudah berumur 6-14 hari dengan NPK 16 16 16, takarannya 10 gram per tanaman yang sudah dilarutkan ke dalam satu liter air. Bisa diulang setiap 14 hari.

Sebaiknya, lakukan pemupukan pada pukul 08.00 agar tidak terjadi penguapan berlebih. Ketiga ikatan tanaman melon apabila tingginya sudah mencapai 40 cm. Ikatan ke ajir agar tidak rebah dan merambat.

Jika bertambah tinggi, maka Anda bisa mengikatna lagi pada batang selanjutnya, berikan jarak 40 cm. Keempat, pemangkasan, perlu Anda ketahui bahwa pemangkasan pada tanaman melon berbeda dengan biasana.

Anda bisa melakukannya apabila sudah berumur 1 bulan atau setara dengan 2 meter, tetapi belum berbunga. Berikut ini tahapannya :

  • Pangkaslah tanaman pada ruas ke 25 atau 20 yang dihitung dari bawah.
  • Jangan lupa untuk memangkas cabangnya juga pada ruas 1-9. Tapi ingat jangan seluruhnya,sisakan dua helai daun pertama.
  • Apabila cabang tumbuh pada ruas 10-13 sebaiknya tetap Anda pelihara.
  • Lakukan pada siang hari agar bekas potongan lebih cepat mengering

Anda juga harus melalukan seleksi bunga karena tidak semua akan dipelihara. Ambil yang ada di 8-9 cabang saja. Potong dengan gunting yang steril. Pun sama dengan bakal buahnya, potong yang berdekatan. Apabila varietas benihnya adalah sedang, maka dalam satu pot hanya boleh ada dua buah melon saja. Apabila jenis besar, maka hanya satu buah saja. Cara menanam melon di pot di atas bisa Anda lakukan kapan saja. Untuk mengisi waktu senggang di rumah, karena perawatan yang cukup mudah dan tidak memerlukan banyak biaya. Hanya pupuk dan obat hama/penyakit (jika dibutuhkan).

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Budidaya Kelapa SawitCara Menanam Durian Pendek

Nah itu dia beberapa cara yang wajib kamu ketahui jika memang ingin menanam melon di pot. Dimana cara tersebut pastinya sangatlah mudah bahkan untuk kamu yang pemula sekalipun. Namun perlu di ingat saat menanam tanaman seperti ini pastikan kamu membutuhkan keuletan kelas tinggi. Berikanlah perawatan yang ekstra agar buah melon pertamamu berhasil kamu nikmati. Demikian informasi kali ini simak terus tips menarik di CocockTanam.com setiap harinya seputar tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *