Sayuran Seledri
Budidaya Sayuran

8 Cara Menanam Seledri Di Polybag Agar Tumbuh Subur

Cara Menanam Seledri – Seledri merupakan sayuran yang juga berfungsi sebagai obat ini memang lebih terkenal sebagai bumbu masakan. Dimana hampir semua bagian dari tanaman yang satu ini bisa di manfaatkan. Mulai dari umi, daun dan juga daun pastinya sudah bisa di manfaatkan untuk kebutuhan manusia mulai dari untuk sayuran sampai dengan obat-obatan.

Sayuran yang satu ini sangatlah bisa di kembang biakan dengan sangat mudah. Sangking mudahnya kamu bisa menanam selderi di dalam polybag dan ga membutuhkan banyak pupuk seperti tanaman lain seperti Kacang Tanah contohnya. Kali ini COCOKTANAM.COM akan memberikan informasi menarik menggenai budidaya selederi di dalam polybag.

Seledri tidak hanya dijadikan sebagai penghias hidangan semata. Namun, tumbuhan dari famili Umbelliferae ini, seringkali dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Selain daunnya, biji seledri juga digunakan sebagai obat dengan diambil minyaknya. Tak jarang orang ingin mengetahui cara menanam seledri karena dianggap memiliki nilai ekonomis dan banyak manfaat bagi kesehatan.

Cara Menanam Seledri Dalam Polybag

Cara Menanam Seledri Di Polybag
Cara Menanam Seledri Di Polybag

Anda dapat menemukan tanaman ini tumbuh dengan sangat baik pada ketinggian di atas permukaan laut berkisar 1000 sampai 1200. Curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan  ketahanannya berkurang. Penanaman seledri dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah maupun tinggi dengan udara sejuk.

Tahapan  Menanam Seledri Dalam PolyBag

Tahapan mengembangbiakkan tanaman ini dapat dilakukan dua metode yaitu vegetatif dan generatif. Cara generatif ialah membudidayakan tanaman seledri melalui biji sedangkan cara vegetatif ialah memperbanyak seledri melalui anakannya. Penanaman generatif dapat dilakukan dalam skala komersial dan luas. Jika dibandingkan dengan vegetatif seledri dapat ditanam di dalam polybag.

Cara menanam seledri juga memperhatikan tingkat keasaman tanah. Tanah yang baik dan cocok untuk tanaman ini memiliki pH tanah 5,5 hingga 6,5 dengan tekstur tanah gembur dan banyak mengandung humus. Anda dapat menabur kapur dolomit apabila tingkat keasaman tanah di bawah 5,5.

Cara Menanam Seledri Secara Generatif

Cara memperbanyak tanaman seledri melalui biji (generatif) tentunya dilakukan dengan melakukan semai biji yang memiliki kualitas unggul. Apabila benih tumbuh maka bibit tersebut dapat dibudidayakan baik dalam skala luas maupun di tanam di dalam polybag. Apabila Anda ingin menanam seledri ke dalam polybag berikut tahapannya:

  1. Pemilihan biji berkualitas baik dapat Anda diperoleh biji tersebut di toko pertanian
  2. Merendam biji dengan suhu berkisar 50-60 0C (hangat kuku) dengan selang waktu satu jam
  3. Persiapan media semai biji seledri dapat menggunakan baki maupun bedengan. Komposisi media semai terdiri atas kompos yang telah diayak dengan camuran tanah. Nilai perbandingan komposisi tersebut 1:2
  4. Apabila Anda menjadikan bedengan sebagai media semai maka perlu melindungi benih seledri dari tetesan air hujan dan paparan cahaya matahari menggunakan plastik.
  5. Pembuatan tempat semai di atas bedengan dengan membuat alur dengan kedalaman 0,5 sentimeter dan jarak antara yang satu alur dengan lainnya 10 sampi 20 sentimeter
  6. Menebar biji pada alur yang telah dibuat lalu menutupnya dengan tanah dan jangan lupa untuk menyiramnya.
  7. Pertahankan kelembapan dengan penyiraman tiap pagi dan sore secara berkala. Namun, tetap menjaganya tidak terlalu basah.
  8. Pemindahan bibit dapat Anda lakukan ke dalam polybag apabila umur sudah mencapai 1bulan dengan ditandai munculnya daun 3 sampai 4 helai.

Cara Menanam Seledri Secara Vegetatif

Budidaya tanaman seledri dapat dilakukan dengan cara vegetatif. Caranya, dengan memilih anakan yang diperoleh dari sekumpulan tanaman seledri yang telah ditanam sebelumnya. Lalu, melakukan pemindahan ke dalam polybag.

Persiapan media tanam seperti pot maupun polybag sebagai tempat tumbuh bibit yang telah dipindahkan. Mengisi polybag dengan beragam campuran sekam yang telah dibakar, kompos dan tanah. Nilai perbandingannya 1:1:1. Namun, sebelum dimasukkan perlu dilakukan pengayakan.

Penggunaan beragam bahan tersebut, seperti sekam yang telah dibakar dilakukan agar tempat tumbuh seledri memiliki porositas sekaligus berbobot ringan. Hal ini tentunya memudahkan Anda untuk memindahkan pot maupun polybag.

Penggunaan bahan tidak terpaku harus arang sekam, Anda bisa memanfaatkan jerami maupun sekam padi yang telah dibakar. Namun, bahan-bahan tersebut harus terbebas dari pertumbuhan hama penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman Seledri

Budidaya Seledri Di Polybag
Budidaya Seledri Di Polybag

 Tanaman yang sudah menginjak umur 7 hari tetap dilakukan penyiraman secara rutin pagi dan sore hari. Apabila pertumbuhan sudah lebih dari seminggu, maka intensitas siraman dapat dilakukan 2 sampai 3 kali. Hal itu juga tergantung dari kondisi cuaca dan keadaan media tanam. Usahakan tanah jang terlalu basah dan mengering.

Cara menanam seledri dapat menggunakan pupuk cair organik agar hasil produksi tanaman bagus dan sehat. Anda dapat memperoleh pupuk tersebut di toko-toko pertanian terdekat. Namun, Anda dapat membuat pupuk secara manual dengan memanfaatkan daun maupun kotoran binatang peliharaan.

Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara melakukan pengeceran terlebih dahulu. Lalu, menyemprotkannya pada tanaman. Takaran pupuk organik ideal berkisar 10 mililiter diencerkan dengan 1 liter air biasa. Lebih jelasnya, Anda dapat mengikuti prosedur pada kemasan produk. Penyiraman dapat dilakukan dengan takaran 100 mililiter tiap polybag

Pemeliharaan dapat dilakukan dengan pemberian pupuk dengan selang waktu 1-2 minggu sekali. Dalam masa perawatan tanaman, Anda perlu berhati-hati terhadap serangan hama penyakit. Pada dasarnya, menanam seledri di dalam polybag serangan hama jarang terjadi. Tetapi, budidaya dalam skala luas serangan hama lebih sering terjadi.

Anda perlu tahu macam-macam hama yang dapat menyerang tanaman seledri seperti kutu, tunggau, keong dan ulat tanah.  Pembersihan terhadap hama tersebut dapat dilakukan dengan mengambilnya secara langsung dengan menggunakan tangan. Selain itu, serangan virus juga sering terjadi seperti cercospora, septoria dan aster yellow.

Anda dapat melakukan pencegahan terhadap penyakit tersebut dengan melakukan cegah dini. hal yang dapat Anda lakukan yaitu, pemilihan biji berkualitas, sistem sanitasi dan durasi pemupukan dan penggunaan pestisida yang dibuat secara organik

Memanen Hasil Tanaman Seledri

Memanen hasil menanam seledri dapat dilakukan apabila umurnya sudah menginjak usia 1 sampai 3 bulan HST. Namun, tetap bergantung jenis varietasnya. Apabila daun-daun seledri sudah merimbun dan anakannya sudah banyak. Maka seledri bisa dipanen. Memanen seledri bisa berkali-kali dilakukan setelah panen pertama.

Tata cara memanen seledri dapat dilakukan dengan cara memotong bagian batang. Intensitas memanen dapat Anda lakukan setiap 7 sampai 14 hari sekali. Selain dengan cara memotong, panen seledri dapat dilakukan dengan mencabutnya. Anda juga perlu mengetahui tanda-tanda bahwa panen seledri sudah berakhir dengan ditandai anakan seledri sudah tidak berkembang lagi.

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Menanam TomatCara Menanam Kentang

Cara menanam seledri di atas dapat Anda aplikasikan untuk mebudidayakan seledri baik untuk skala rumahan maupun komersial. Hasil terbaik tanaman seledri ditanam di dataran tinggi meskipun dapat ditanam di dataran rendah. Demikian informasi yang bisa COCOKTANAM.COM sampaikan semoga bisa menginspirasi kamu yang memang hendak mempelajari cara menanam seledri di Polybag.