Budidaya Semangka
Budidaya Buah, Uncategorized

7 Cara Menanam Semangka Dari Biji Bagi Pemula

Cara Menanam Semangka – Semangka atau merupakan buah yang memiliki nama latin Citrullus lanatus ini merupakan buah yang masih satu keluarga dengan mentimun ini merupakan buah yang kaya akan air dan memiliki rasa manis. Buah yang dengan mudah bisa kamu jumpai di Indonesia ini nyatanya merupakan buah yang berasal dari Afrika selatan.

Daun buah semangka memiliki tekstur yang berlekuk lekuk serta biasanya merambat alias tidak tegak. Buah yang kaya akan air ini juga mengandung banyak sekali manfaat untuk tubuh manusia, maka tidak heran banyak petani di Indonesia yang tidak segan untuk membudidayakan buah yang satu ini.

Bagi Anda yang suka dengan buah semangka, dapat mulai membudidayakan tanaman tersebut di pekarangan rumah. Untuk cara menanam semangka tergolong mudah dilakukan. Hanya saja anda harus tepat dalam menerapkan setiap proses penanaman semangka yang harus dilakukan. Semangka merupakan buah yang memiliki ukuran cukup besar ini memang memiliki banyak sekali manfaat selain untuk kesehatan juga untuk kecantikan.

Ada beberapa daerah di Indonesia sebagai sentra penghasil semangka. Mulai dari Karawang, Magelang, Yogyakarta, Malang, dan Banyuwangi.  Berbeda dengan Cara Menanam Cabai yang hanya perlu di semai, cara menanam semanga sendiri memang perlu beberapa tips khusus agar nantinya bisa tumbuh subut dan berbuah manis. Meskipun demikian kamu wajib mencoba untuk menanam buah semangka dirumah, Alasannya karena proses budidaya semangka sangat mudah dilakukan di Indonesia. Simak penjelasan tentang menanam semangka berikut ini.

Cara Menanam Semangka Untuk Pemula

Cara Menanam Semangka
Cara Menanam Semangka

1. Mempersiapkan Lahan

Cara pertama yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan lahan. Anda harus memenuhi 3 syarat utama dalam mempersiapkan lahan untuk ditanami biji semangka. Syarat utama tersebut adalah memperhatikan jenis tanah, pH, suhu daerah, dan juga ketinggiannya.

Anda harus menanam semangka di tanah sarang atau porous. Hal ini bertujuan agar air yang ada dalam tanah, dapat terbuang secara mudah. Khususnya untuk air yang berlebihan di dalam tanah. Bila Anda tidak menemukan tanah sarang, Anda juga dapat menggunakan tanah gembur.

Kemudian untuk pH tanah, harus berkisar 6 sampai 6,7. Lalu untuk ketinggian tanahnya harus sekit 100 hingga 300 meter, agar semangka dapat tumbuh dengan baik. Selanjutnya untuk suhu daerah, sangat dianjurkan melebihi 26 derajat celcius agar dapat menghasilkan buah berkualitas.

2. Pemilihan Bibit Unggul

Cara kedua yang harus Anda lakukan adalah pemilihan bibit unggul. Bila Anda belum mengetahui bibit semangka yang berkualitas, dapat langsung menanyakan kepada petani semangka atau penjual bibitnya. Untuk memudahkan Anda, bisa memilih bibit untuk semangka berbiji dan tidak.

Bila Anda ingin menghasilkan buah semangka yang berkualitas, dapat menggunakan bibit hibrida impor. Dalam bibit hibrida impor ini terbagi lagi menjadi jenis triploid dan haploid. Untuk tripoid mempunyai cangkang biji yang tergolong kuat. Lalu haploid memiliki cangkang yang lunak.

3. Persiapan Bibit Semangka

Cara ketiga yang harus Anda lakukan adalah persiapan bibit semangka. Anda dapat merenggangkan bibit semangka terlebih dahulu. Kemudian merendam bibit semangka yang sudah Anda persiapkan dengan campuran fungisida, air hangat hormon tumbuh, dan bakterisida. Rendam bibit semangka tadi selama 30 menit. Bila sudah direndam, tiriskan bibit semangka tersebut di atas kain putih hingga mengering. Saat itulah bibit semangka tersebut sudah bisa ditanam atau disemai dalam tanah.

4. Proses Penyemaian Bibit Semangka

cara merawat buah semangka
cara merawat buah semangka

Cara keempat yang harus Anda lakukan adalah proses penyemaian bibit semangka. Lakukan setiap prosesnya dengan sebaik mungkin. Hal ini akan mempengaruhi tumbuh kembang buah semangka Anda. Kemudian untuk proses pengawasannya akan sangat mudah.

Persiapkan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang. Kemudian bersihkan tanah tersebut dari hama yang akan merusak tanah. Usahakan cari lahan yang memudahkan Anda untuk mengawasi perkembangan bibit semangka Anda. Jangan lupa siram bibit secara teratur.

5. Proses Penanaman Bibit Semangka

Cara kelima yang harus Anda lakukan adalah proses penanaman bibit semangka. Bila bibit semangka sudah berusia 4 minggu, maka saatnya ditanam di tanah yang luas. Buatlah media atau lubang untuk menanam bibit semangka  dengan ukuran 8 sampai 10 cm.

Siramlah lubang untuk menanam bibit semangka terlebih dahulu, agar memudahkan proses penanaman. Kemudian pindahkan bibit semangka ke dalam lubang tanah yang sudah disediakan. Harap berhati – hati dalam memindahkan bibit semangka, agar tidak rusak.

6. Proses Pemeliharaan Tanaman Semangka

Budidaya Buah Semangka Di Pot
Budidaya Buah Semangka Di Pot

Cara keenam yang harus Anda lakukan adalah proses pemeliharaan tanaman semangka. Pemeliharaan tersebut harus dilakukan untuk mendapatkan hasil maksimal. Proses pemeliharaan dilakukan mulai dari penyiraman, penyiangan, penjarangan, serta penyulaman.

Anda harus melakukan penyiraman setiap pagi dan sore, bila proses penanaman dilakukan saat musim kemarau. Kemudian Anda harus selalu memperhatikan kelembaban lahan agar tetap baik. Hal ini bertujuan agar tanaman semangka tersebut dapat berkembang dengan sangat baik.

Usahakan untuk selalu melakukan penyiangan atau pembersihan lahan dari hama pengganggu. Tujuannya agar kandungan tanah tetap terjaga. Kemudian lakukan penjarangan, bila tanaman semangka tumbuh sangat lebat. Anda cukup memangkas daun dan batang yang mengganggu.

Bila ada bibit semangka yang rusak dan mati, Anda harus mengganti dengan yang baru. Hal ini dilakukan agar Anda dapat menghasilkan semangka dalam kualitas terbaik. Proses ini bisa dikenal dengan istilah penyulaman.

Jangan lupa untuk memberikan pupuk kandang atau organik ke dalam tanah untuk menanam semangka. Berikan pupuk di sekitar tanaman dengan jarak 10 cm. Usahakan untuk memberikan pupuk saat pagi atau siang hari. Hindari pemberian pupuk saat hujan lebat, agar tidak terbuang.

7.  Memanen Buah Semangka

Cara ketujuh yang harus Anda lakukan adalah proses memanen buah semangka. Ciri – ciri buah semangka yang sudah dapat dipanen antara lain daunnya sudah mulai layu, beratnya tergolong cukup, dan bila ditepuk dengan telapak tangan akan mengeluarkan bunyi berat.

Cara memanen buah semangka adalah potonglah pada bagian tangkainya. Gunakan gunting kebun atau pisau yang tajam. Kemudian sisakan tangkai buah semangka sekitar 4 cm saja. Lalu letakkan buah semangka di tempat yang rindang.

Usahakan untuk tidak menumpuk buah semangka yang telah dipanen. Anda dapat melakukan proses memanen buah semangka, saat menjelang pagi hari. Hal ini bertujuan agar buah semangka yang Anda petik masih tergolong segar.

Tata cara menanam semangka dapat Anda terapkan di rumah. Namun usahakan rumah Anda memiliki ketinggian 100 sampai 300 meter. Hal ini bertujuan agar Anda dapat menghasilkan buah semangka dengan kualitas tinggi.

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Menanam Sawi HijauCara Menanam Singkong 

Nah itu dia beberapa langkah mudah Cara Menanam Semangka Yang mungkin Wajib untuk bisa kamu ketahui jika memang memiliki rencana untuk menanam buah semaka di rumah. Untuk menanam buah semangka sendiri memang membutuhkan media yang cukup luas untuk pohon yang semangka merambat. Demikian informasi dari COCOCKTANAM.COM mengenai budidaya buah semangka semoga  bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *