Budidaya Sayuran

10 Cara Menanam Singkong Agar Berbuah Banyak Tanpa Pupuk

Cara Menanam Singkong – Singkong atau ketela merupakan ubi yang bisa dengan mudah bisa kamu jumpai di berbagai daerah Di Tanah Air ini merupakan salah satu tanaman yang menarik untuk di bahas. Bagimana tidak selain ubinya yang bisa di manfaatkan kamu juga bisa menggunakan daunya yang masih muda untuk di jadikan sayuran.

Umbi yang banyak di jumpai di berbagai kawasan di Indonesia ini nyatanya merupakan tanaman atau pohon yang berasal dari Amerika selatan. Sampai di Indonesia sendiri pada masa penjajahan sampai dengan saat ini berhasil di budidayakan dan menjadi komoditi yang menarik untuk masyarakat Indonesia.

Menanam Singkong sendiri sangatlah mudah, dimana hanya dengan menggunakan batangnya saja kamu sudah bisa menanam singkong. Namun untuk membuat singkong atau ketela menjadi berbuah banyak memang membutuhkan beberapa cara. Hampir sama sebenarnya dengan Cara Budidaya Pepaya California dimana budidaya tanaman singkong juga sangatlah mudah.

Manihot utilissima merupakan nama latin dari tanaman singkong. Tanaman berkarbohidrat tinggi ini memiliki tinggi pohon hingga mencapai 50-80 sentimeter. Daunnya biasa juga dijadikan sebagai santapan berkuah nan lezat. Selain itu, umbinya juga dijadikan kripik untuk dijual secara komersial. Sehingga, membuat orang ingin menanam dan berusaha tahu cara menanam singkong dengan baik.

Cara Menanam Singkong Paling Mudah

Cara Menanam Singkong Agar Berbuah Lebat
Cara Menanam Singkong Agar Berbuah Lebat

Tanaman singkong dianggap sebagai makanan cadangan setelah nasi. Apalagi, kandungan karbohidratnya yang tinggi sangat cocok untuk dijadikan sebagai konsumsi makanan sehat. Terdapat manfaat lain yang bisa diambil dari tanaman ini sebagai berikut

  1. Sumber tenaga
  2. Memperlancar sembelit dan perut yang mengalami kembung
  3. Pencegahan anemia dan kepala pening
  4. Alternatif diet lemak dan lain sebagainya

Anda tertarik untuk menanam singkong? Cara menanam singkong yang baik dan benar sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini untuk meningkatkan hasil produksi dan kualitas tetapi juga menjadi asupan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa tahapan yang dapat Anda aplikasikan pada lahan kosong maupun lahan budidaya yang Anda miliki.

1. Menyiapkan Lahan Tanam Singkong

Lahan yang tepat untuk dijadikan sebagai media tanam singkong ialah lahan gembur dengan kandungan bahan organik tinggi. Tekstur tanah yang tepat untuk menanam tanaman ini memiliki tekstur tidak liat, tidak tergenang air dan paparan sinar matahari cukup. Setelah menetukan lahan yang cocok. Saatnya Anda, melakukan pengolahan tanah untuk ditanami bibt tanaman singkong.

Anda dapat melakukan tahapan sebagai berikut

  1. Memilih lahan dengan paparan sinar matahari penuh setiap hari
  2. Pembersihan gulma pada lahan yang ditentukan
  3. Menggemburkan lahan dengan cara pembajakan
  4. Penaburan kapur dolomit apabila tingkat keasaman tanah di bawah pH 5
  5. Pembuatan bedengan dengan jarak antar bedengan 50 hingga 60 sentimeter
  6. Pemberian pupuk kandang
  7. Sebelum digunakan biarkan selama 10 hari

2. Pemilahan Bibit Berkualitas Melalui Stek

Perolehan bibit dapat Anda lakukan dengan menentukan batang yang memiliki kualitas hasil umbi yang bagus. Metode yang bisa Anda lakukan untuk melakukan penanaman singkong ialah stek batang. Anda bisa menrapkan beberapa langkah pemilihan bibit unggul sebagai berikut.

  1. Memilih batang singkong yang sudah menginjak umur 10 hingga 12 bulan
  2. Karakterisyik batang yang dipilih berbatang besar, bebas hama dan bermata tunas berdekatan.
  3. Pemotongan dapat Anda lakukan pada bagian tengah batang (30 sentimeter dari permukaan tanah)
  4. Memotong batang sepanjang 20 sentimeter dengan ujung dipotong miring

Pemotongan batang pada tanaman singkong yang dijadikan sebagai bibit unggul, dapat dilakukan dengan potongan miring. Hal ini dilakukan agar akar dapat tumbuh banyak karena penampangnya luas. Hal ini dapat mempercepat pertumbuhan tanaman untuk menjadi tanaman dewasa dengan umbi yang berkualitas.

3. Tata Cara Tanam Singkong

Bibit singkong dapat Anda tanam pada musim penghujan. Hal ini dilakukan karena tanaman membutuhkan air lebih banyak untuk masa pertumbuhannya. Maka beberapa tahapan ini perlu Anda lakukan. Apabila sudah memasuki musim kemarau maka perlu dilakukan penyiraman secara rutin.

  1. Pembuatan lubang tanam dengan kedalaman 5 hingga 10 sentimeter
  2. Batang yang dijadikan sebagai bibit dapat Anda masukkan sekitar 1/3 bagian
  3. Perhatikan mata tunas agar penanaman tidak terbalik
  4. Posisi batang yang ditanam perlu diperhatikan apabila pemotongan mendatar maka batang ditanam tegak lurus mendatar sedangkan batang diposisikan agak miring apabila batang dipotonh miring
  5. Tanaman yang sudah dimasukkan ke lubang ditutup kembali dengan tanah
  6. Memadatkan tanah hingga batang tegak lurus lalu melakukan penyiraman secara rutin 

4. Pemeliharaan dan Perawatan Pada Tanaman Singkong

Perawatan untuk tanaman singkong dapat Anda lakukan dengan melakukan penyiangan terhadap gulma, pemberian pupuk organik (pupuk kandang atau kompos), pengairan secara teratur dan paparan sinar matahari secara langsung. Hal ini dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Selain itu, perlu pemberian pestisida alami untuk mencegah serangan hama.

5. Tata Cara Panen Tanaman Singkong

Cara Merawat Pohon Singkong
Cara Merawat Pohon Singkong

Singkong yang sudah memasuki usia 6 hingga 12 bulan dapat dilakukan panen. Namun, perlu Anda ketahui bahwa vairetas yang Anda pilih mempengaruhi percepatan pertumbuhan umbi singkong. Terdapat beberapa ciri yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui, apakah umbi singkong sudah siap untuk dipanen.

Beberapa hal yang wajib Anda ketahui tentang panen umbi singkong berikut ulasannya

  1. Pencabutan umbi singkong dengan cara menarik batang secara perlahan
  2. Anda bisa membasahi tanah di sekitar umbi agar mudah ditarik tanpa melukai umbi
  3. Gunakan cangkul untuk mengambil umbi yang masih belum terambil ketika pencabutan singkong
  4. Pengumpulan hasil panen pada wadah dan letakkan di tempat yang aman
  5. Anda bisa melakukan sortir umbi hasil panen sekaligus dengan mentapkan ukuran dan kualitasnya
  6. Jangan lupa untuk memisahkan umbi yang busuk dengan umbi yang masih dalam kondisi segar

Perlu Anda ketahui bahwa umbi singkong sangat rentan terhadap kondisi penyimpanan. Apalagi di tempat teduh. Hal ini dapat memicu munculnya jamur. Hal inilah yang membuat singkong tidak tahan untuk dsimpan lama. Singkong yang lama disimpan dapat menimbulkan racun yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

Hal ini dapat Anda ketahui dari kemunculan bercak biru pada umbi. Sehingga, Anda dapat segera memasarkan umbi atau diolah menjadi kripik yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Beberapa cara menanam singkong di atas dapat Anda lakukan untuk menghasilkan kualitas umbi yang baik. Anda bisa memasarkan umbi di pasar maupun dijadikan makanan olahan.

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Menanam CabaiCara Menanam Terong Ungu

Jika kamu memiliki lahan yang luas maka seharunya kamu ga perlu berfikir panjang untuk membudidayakan singkong. Dimana tanaman yang satu ini tidak membutuhkan perawatan yang banyak supaya membuatnya bisa tumbuh dengan baik. Kam hanya perlu memberinya sedikit pupuk dan tahu kapan siklus yang tepat untuk menanam umbi yang satu ini. Usahakan menanam Singkong pada musim hujan saat permukaan tanah tidak terlalu kering supaya singkong bisa menjadi lebih cepat tumbuh. Demikian informasi yang bisa Cocoktanam.com sampaikan menggenai “Cara Menanam Singkong Yang Benar” semoga bisa bermanfaat.