Sayuran Terong
Budidaya Sayuran

12 Cara Menanam Terong Ungu Di Pot Yang Baik & Benar

Cara Menanam Terong Ungu – Terong adalah tumbuhan penghasil buah yang biasa di jadikan sayur-sayuran. Meskipun buah yang satu berasal dari India dan sri langka namun kamu tenu saja akan dengan mudah bisa menjumpai terong di berbagai penjuru Indonesia.

Belum banyak yang tahu kalau terong sendiri merupaka keluarga atau kerabat dekat dengan kentang. Terong sendiri termasuk tanaman yang sangat mudah untuk di tanam atau di kembang biakan. Sama seperti “Cara Menanam Tomat” untuk bisa menanam terong hanya membutuhkan cara di semai.

Terong merupakan salah satu sayuran yang sering dijadikan sebagai sambal maupun masakan berkuah. Tanaman ini merupakan tanaman budidaya yang memiliki tinggi 40 hingga 150 sentimeter. Cara menanam terong tergolong mudah, apabila Anda mengetahui syarat tumbuhnya maka hasil produksi melimpah dengan kualitas buah baik.

Jika kamu menggunakan bibit sendiri maka pastikan gunakan lah bibit yang baik dan tidak banyak membawa lubang pada daging buahnya pada saat di gunakan. Namun lain cerita jika kamu menggunakan bibit yang beli maka kamu hanya bisa memilih jenis terong apa yang akan di gunakan. Berikut COCOKTANAM.COM sudah rangkum Cara Menanam Terong Ungu Di Pot Yang Baik Dan Benar supaya bisa berbuah lebat.

Tahapan Dan Cara Menanam Terong Ungu

Cara Menanam Terong Ungu
Cara Menanam Terong Ungu

1. Pembibitan Untuk Tanaman Terong

Pembibitan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mengambil benih yang dihasilkan dari buah berkulitas hasil panen atau membeli benih dari toko pertanian terdekat. Beberapa langkah pembibitan dapat dilakukan sebagai berikut :

  1. Pemilahan dapat dilakukan mengambil terong pilihan yang masih belum dipetik sebagai benih
  2. Membiarkan terong tersebut hingga mengalami pembusukan
  3. Pengambilan biji pada buah yang telah membusuk, perlu diingat benih yang ditanam kembali harus memiliki ketahanan terhadap penyakit
  4. Pengeringan biji yang dipilih di bawah sinar matahari dengan selang waktu 2 jam
  5. Pengambilan biji yang dikeringkan dan menempatkannya di tempat teduh. Hal ini dilakukan untuk proses pengeringan biji hingga benar-benar kering selama 4-5 hari.
  6. Biji yang telah kering bisa Anda simpan di tempat aman dengan kondisi kering. Penggunaan biji tersebut dapat diambil untuk pembibitan di waktu mendatang.

2. Pemilahan Benih Tanaman Terong

Pemilihan benih dapat dilakukan dengan menggunakan buah hasil panen maupun membelinya di toko pertanian. Namun, perlu Anda perhatikan sebelum menentukan merek maupun kemasan benih yang akan dibeli. Anda perlu memperhatikan tanggal kedaluwarsa, kondisi kemasan berlubang atau tidak, dan varietas benih dari merek yang perlu Anda pilih.

Terkait tanggal kedaluwarsa pada kemasan produk, Anda hendaknya memilih tanggal kedaluwarsa dengan jangka waktu lebih lama. Hal ini dikarenakan penyimpanan biji menandakan masa dormansi benih untuk bisa tumbuh. Apabila, penyimpanan terlalu lama maka bsa dapat dipastikan pertumbuhan tanaman menjadi tidak maksimal.

3. Persyaratan Tumbuh Tanaman Terong

Syarat tumbuh tanaman terong merupakan tahapan pentig yang perlu Anda lakukan sebelum melakukan penanaman. Berikut beberapa syarat tumbuh tanaman terong.

  1. Tanaman terong bisa tumbuh dan beradapatasi baik di dataran tinggi dan rendah
  2. Suhu ideal untuk pertumbuhan tanaman berkisar 22 hingga 300c
  3. Tanah yang ideal untuk tumbuh kembang tanaman terong yaitu, kandungan bahan organik tinggi, tanah liat berpasir
  4. Tingkat keasaman tanah yang disarankan ialah 6,8 hingga 7,3
  5. Pencahayaan penuh
  6. Tanaman sebaiknya di tanam saat musim kemarau

4. Semai Bibit Tanaman Terong

Sebelum melakukan pembibitan tanaman terong, terdapat beberapa hal yang harus disiapkan meliputi, pengolahan lahan, pembersihan lahan dan pemberian pupuk. Tanah yang dijadikan sebagai tempat pembibitan harus dilakukan penggemburan dengan cara pembajakan. Lalu, pembuatan gundukan dengan luasan 50×50 sentimeter.

Saat melakukan pengolahan lahan, penaburan pupuk kandang dan pupuk organik lain dapat dilakukan namun jangan terlalu banyak. Hal ini dapat menimbulkan pertumbuhan jamur. Biji terong dapat disebar pada lahan semai sesuai dengan tempat wadah polybag yang akan dihadikan sebagai tempat tumbuh.

Melakukan penaburan tanah dengan ketebalan 30-40 sentimeter dari permukaan tanah. Setelah itu, melakukan penyiraman secara teratur hingga benih tumbuh. Jangan lupa untuk melakukan pembersihan di sekitar tanaman terong dari gulma. Tanaman siap dipindah ke polybag apabila daun yang sudah muncul berkisar 3-4 lembar.

5. Persiapan Media Tanam Polybag

Budidaya Terong Ungu
Budidaya Terong Ungu

Persiapan polybag sebagai media tanam dilakukan selama 2 hari. Hal ini perlu dilakukan karena media tanam dapat dipakai saat benih siap untuk dipindahkan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk media tanam ini ialah

  1. Persiapan wadah ukuran sedang (40×50 cm)
  2. Mengisi wadah polybag dengan mencampurkan pupuk dan tanah
  3. Pencampuran tanah dengan pupuk dapat dilakukan dengan menggunakan perbandingan 3:1
  4. Hasil campuran dapat dimasukkan ke dalam wadah dengan menyisakan 10 cm dari atas untuk hasil yang lebih baik
  5. Penempatan polybag dapat dilakukan dengan menghindarkan nya dari sinar matahari secara langsung

7. Penanaman Bibit Tanaman Terong

Cara menanam terong di dalam polybag, dapat dilakukan apabila daun telah mempunyai 4-5 lembar. Seletah itu dapat dilakukan pemindahan. Beberapa langkah dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Penanaman dapat dilakukan saat sore hari
  2. Penyiraman bibit yang akan dipindahkan
  3. Pemindahan dapat dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak akar
  4. Membuat lubang pada polybag yang dijadikan sebagai media tanam
  5. Setiap lubang terdiri atas satu tanaman
  6. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman rutin

8. Perlakuan Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman

Perawatan dan pemeliharaan terhadap tanaman terong ungu dapat Anda lakukan untuk meningkatkan hasil produksi menjadi lebih bagus dan melimpah. Apabila Anda tidak melakukan pemeliharaan secara intensif dapat menyebabkan kurang maksimalnya hasil produksi.

  1. Penyiraman dapat dilakukan secara rutin dua kali sehari. Tidak perlu dilakukan secara rutin apabila sudah memasuki musim penghujan.
  2. Penyiangan terhadap gulma yang tumbuh pada media tanam polybag.
  3. Pemberian pupuk organik secara teratur. Penggunaan pupuk organik dimaksudkan agar buah terong yang dikonsumsi dapat menjaga kesehatan tubuh.
  4. Pengambilan tanaman terong yang terserang hama penyakit untuk mecegah persebarannya.
  5. Dimana langkah tersebut memang wajib di perhatikan jika kamu ga mau tanaman terong yang kamu pelihara semuanya terkena wabah.

9. Panen Tanaman Terong Ungu

Pemanenan tanaman terong dapat dilakukan apabila usia tanaman sudah memasuki usia 90 hingga 120 hari. Anda dapat melakukan panen baik pada pagi hari maupun sore hari. Setelah panen perdana, dapat melakukan panen kedua setelah 3-7 hari. Jangan lupa selalu perhatikan kualitas air yang mungkin digunakan untuk menyirami sayuran yang satu ini.

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Menanam CabaiCara Menanam Alpukat

Beberapa tahapan cara menanam terong di atas dapat Anda aplikasikan untuk budidaya tanaman sayuran dalam polybag. Selain tidak terlalu memakan tempat, Anda bisa mendapatkan buah sehat dan organik. Selain enak saat di jadikan sebgai sayuran nyantanya sayur yang satu ini memang memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh kita. Maka jangan ragu saat nantinya kamu akan sering mengkonsumsi sayuran yang memiliki rasa khas yang satu ini.