Jenis-Jenis Pupuk KCL
Pupuk

5 Jenis Pupuk KCL Terbaik Dan Manfaatnya Untuk Tanaman

Jenis Pupuk KCL – Salah satu jenis pupuk yang digunakan oleh para petani adalah pupuk KCL. Sebagai bahan tambahan untuk tanaman, jenis pupuk KCL terbaik mempunyai keunggulan masing-masing. Terutama untuk menyuburkan tanaman.

Pupuk merupakan suatu bagian yang tidak bisa terlupakan saat kamu memiliki tanaman. Untuk membuat tanaman lebih segar dan juga kebal dari berbagai macam serangan hama maka pupuk merupakan pilihan dan solusi yang paling tepat. Salah satunya adalah pupuk jenis KCL yang juga banyak di gunakan para petani.

Pupuk KCL sendiri merupakan pupuk yang sering digunakan untuk tanaman jenis pada. Dimana pupuk yang memiliki kadar kalium paling tinggi ini sangat baik untuk membantu pertumbuhan tanaman padi. Dalam kesempatan kali ini COCOKTANAM akan memberikan informasi menarik menggenai jenis pupuk kcl yang wajib kamu ketahui jika ingin menggunakan pupuk jenis ini.

Tahap pemupukan sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Karena tanaman tidak hanya membutuhkan air dan sinar matahari saja. Namun, tumbuhan membutuhkan unsur hara yang cukup untuk proses pembuatan makanan.Di Indonesia sendiri ada berbagai jenis pupuk organik maupun anorganik. Berikut ini jenis pupuk terbaik dengan kandungan kalium tinggi.’

Jenis Pupuk KCL Terbaik

Jenis Pupuk KCL
Jenis Pupuk KCL

1. Pupuk KCL atau Kalium Klorida

Pupuk KCL merupakan jenis pupuk Kalium Klorida yang termasuk pupuk buatan dan cukup sulit ditemukan. Pupuk ini dibuat secara khusus untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Sehingga tidak heran jika harga pupuk KCL lebih mahal.

Jenis pupuk ini mampu memenuhi kebutuhan hara Kalium bagi tanaman. Sehingga banyak digunakan oleh para petani. Kandungan Kalium yang tinggi membuat pupuk KCL memberikan manfaat yang besar dan sebanding dengan harganya yang mahal.

Pupuk KCL mempunyai dua jenis yaitu KCL 80 dan KCL 90. Jenis KCL 80 merupakan pupuk yang mengandung Kalium Klorida mencapai 53%. Sedangkan jenis KCL 90 mengandung Kalium Klorida sebanyak 58%.

Pupuk Kalium Klorida ini mempunyai bentuk kristal dan berwarna merah atau putih. Penggunaanya sangat cocok untuk kondisi tanah dengan kadar K2O yang rendah.

Pupuk KCL mampu meningkatkan hasil panen dan produksi tanaman. Serta memberikan kualitas panen yang memuaskan. KCL juga dapat membuat batang dan akar lebih kuat dan kokoh sehingga tanaman tahan terhadap gangguan salah satunya stress.

Manfaat lain dari pupuk KCL adalah tahap terhadap hama dan penyakit. Kandungan Kalium yang tinggi membuat proses transportasi asimilat dan kinerja enzim lebih maksimal. Bahkan pupuk KCL juga dapat tahan terhadap kerusakan saat penyimpanan dan pengangkutan.

2. Pupuk KNO3 atau Kalium Nitrat

Jenis pupuk yang mengandung hara Kalium tinggi yaitu KNO3. Pupuk ini merupakan jenis pupuk Kalium Nitrat yang mengandung unsur hara Kalium dan Nitrogen. Pupuk KNO3 juga mengandung unsur hara makro secara efektif bagi tanaman.

Pupuk Kalium Nitrat dapat memenuhi kebutuhan hara dalam sekali pakai. Khususnya bagi tanaman yang sensitif terhadap klorida yaitu Tembakau. KNO3 dapat memberikan asupan hara dalam pembuatan makanan.

Pupuk KNO3 mempunyai bentuk kristal berwarna putih. Kandungan KNO3 yang lebih spesifik yaitu Nitrogen sebanyak 13.5%, Kalium Oksida sebanyak 45.5%, dan Kalium sebanyak 37.8%, KNO3 juga mempunyai kadar kelarutan pada suhu 25C sebesar 315 g/L air.

Jenis pupuk KNO3 mempunyai kadar EC setiap 1 g/L pada suhu 25C sebesar 1.3Ms/cm dan kadar pH dalam 1% larutan sebesar 8 hingga 9. Dengan rasio tersebut, pupuk KNO3 sangat cocok untuk masa pembentukan bunga atau buah pada tanaman.

Kandungan Nitrogen didalamnya memberikan manfaat bagi akar tanaman. Sehingga pertumbuhan lebih cepat dan memuaskan. Hara Nitrogen tersebut dapat langsung dimanfaatkan oleh tanaman karena tidak mudah menguap oleh partikel tanah.

Pupuk KNO3 dapat membuat tanaman tumbuh dengan sehat. Karena menyediakan hara yang cukup. KNO3 juga dapat memberikan hasil produksi yang lebih tinggi dan meningkat. Serta mampu meningkatkan kualitas hasil buah, sayur, bunga, padi dan sebagainya.

3. Pupuk ZK atau Kalium Sulfat

Pupuk KCL Dan Manfaatnya
Pupuk KCL terbaik yang lainya adalah pupuk ZK atau Kalium Sulfat. Pupuk ZK merupakan jenis pupuk yang masuk dalam golongan pionir pupuk Kalium di Indonesia. Karena kandungan dua unsur penting didalamnya.

Pupuk ZK atau Kalium Sulfur mengandung unsur hara Kalium dan Belerang. Kombinasi Kalium dan Asam Belerang ini membuat pupuk ZK banyak digunakan oleh para petani. Pupuk Kalium Sulfat digunakan untuk tanaman pertanian, perkebunan dan sebagainya.

Pupuk Kalium Sulfat mempunyai bentuk butiran berwarna putih. Sifatnya tidak mudah larut dalam air namun mudah bereaksi dengan asam saat digunakan dalam tanah. Pupuk ini tidak boleh dicampur dengan pupuk lain karena dapat menyebabkan endapan.

Unsur Kalium Oksida dalam pupuk ZK sebesar 50% dengan Belerang sebesar 17%. Sebagai pupuk majemuk dengan unsur Kalium yang tinggi, pupuk ZK sangat cocok untuk tanaman jenis sayuran seperti kubis, brokoli, bawang, dan sebagainya.

Tanaman sayur dan buah membutuhkan kadar Kalium yang ideal dan cukup tinggi. Khususnya pada masa awal pertumbuhan. Sehingga penggunaan pupuk ZK ini menjadi hal penting yang harus dilakukan.

Selain itu, pupuk ZK juga dapat digunakan untuk tanaman hortikultural. Khususnya untuk melengkapi unsur hara Nitrogen dan Fosfor yang ada dalam pupuk tunggal ataupun majemuk.

Jenis pupuk ZK dapat digunakan dengan berbagai cara atau sistem karena mudah larut dalam air. Baik itu cara fertigasi, cara ttes, cara pivot, cara sprinkel atau dengan cara penyemprotan dengan campuran air.

4. Pupuk KCL Mahkota

Salah satu jenis pupuk Kalium dengan kandungan K2O tinggi adalah KCL Mahkota. Dalam setiap kilonya mengandung 60% Kalium. Pupuk jenis ini mempunyai bentuk ristal dan berwarna putih atau merah.

KCL Mahkota mempunyai kadar hara yang seimbang. Sehingga mampu menghasilkan produksi tanaman lebih tinggi dan berkualitas. KCL juga mampu menjaga tanaman dari serangan penyakit dan hama.

Setiap tahun, tanaman membutuhkan unsur hara yang semakin tinggi. Khususnya jika kondisi tanah dan cuaca tidak baik. Sehingga penggunaan pupuk KCL harus dilakukan secara optimal dan sesuai dosis.

Baca Juga Informasi Lainnya
Cara Menanam Sayuran HidroponikCara Budidaya Kelapa Sawit

Pupuk KCL dapat digunakan untuk banyak jenis tanaman. Mulai dari tanaman pangan, tanaman sayur, tanaman buah, tanaman bunga dan tanaman hias. Penggunaan pupuk KCL juga dapat disesuaikan dengan kondisi tanah dan cuaca di lingkungan tersebut. Nah itu dia beberapa jenis pupuk KCL yang wajib kamu ketahui dan juga manfaatnya tentunya.